728x90 AdSpace


Latest News

Headline

Nasional

Bogor

Jabar

Kota Bogor

Top News

Politik

Hukum

Ekonomi

Wisata

Lifestyle

Sports

Pemkab Bogor akan serius berikan penyuluhan peternak ikan Ciseeng

www.detakbogor.com
Ciseeng - Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti melakukan kegiatan rutin yang merupakan program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor,yaitu Minggon Keliling Kecamatan atau akrab di sapa Rebo Keliling (Boling), pada Rabu (24/8). kali ini Kecamatan Ciseeng menjadi lokasi oleh Bupati Bogor untuk melihat Program yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor berjalan apa tidak. Karena untuk Kecamatan Ciseeng di alokasikan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 50 Miliar Rupiah yang nanti nya di pergunakan bagi bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan bidang-bidang lainnya.

Tiba pukul 08.00 Bupati Bogor di Kantor Desa Parigi. Bupati Bogor mendapatkan sambutan hangat oleh masyarakat dan Camat Ciseeng Edy M yang sudah menunggu kedatangannya disana Bupati Bogor melihat pameran UMKM dan peninjauan kantor desa,tak lama Bupati langsung meninjau betonisasi jalan di Desa Cibentang kemudian menuju lokasi Rutilahu di Desa Cibentang, meresmikan kantor Kepala Desa Kuripan kemudian meninjau das irigasi Cikaduk-keris di desa Cibeutang, serta ke SMAN 1 Ciseeng dan UPT Puskesmas Ciseeng dan terakhir meresmikan aula UPT Dinas Pendidikan.

Dalam evaluasi nya di Kecamatan Ciseeng Bupati Bogor ingin mewujudkan salah satu penciri dari Kabupaten termaju di Indonesia,yaitu, benih ikan hias dan air tawar tertinggi,dan Ciseeng memiliki potensi tersebut,maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan serius dengan memberikan penyuluhan kepada para peternak ikan,agar benih yang akan di kembangkan akan berhasil,serta akan mensubsidi harga pakan dan juga lahan untuk pengembangan bibit ikan hias dan juga air tawar.

"Pak Camat wayah na meninventarisir para pelaku UKM ikan hias dan ikan air tawar,mana yang memerlukan modal, mana yang perlu ditingkatkan produksinya dan mana yang perlu mendapatkan pembinaan agar semua tertatat dengan baik,karena ciseeng merupakan daerah minapolitan"pinta nya

Ia menambahkan akan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Kecamatan Ciseeng,agar angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah,terlebih untuk Kecamatan Ciseeng rata-rata lama sekolah masih masih 7,82 tahun,maka Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor hingga tahun 2018 akan bisa mewujudkan rata-rata lama sekolah 9 tahun.

"Pemkab Bogor akan meningkatkan sarana dan prasana pendidikan di Kabupaten Bogor,agar tuntas melek huruf dan rata-rata lama sekolah meningkat,dan tak hanya sarana dan prasarana,kualitas pengajar pun akan terus di tingkatkan agar menciptkan peserta didik yang berkualitas dan saat ini juga Pemerintah Pusat pun memberikan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) kepada Paud "Tambahnya

Terakhir Nurhayanti juga berjanji akan mensegerakan membangunan Rumah Sakit Umum Daerah di wilayah utara karena merupakan wilayah yang tidak terdapat RSUD,sementara saat ini masyarakat masih dilayani oleh rumah sakit dhuafa dan rumah sakit AURI.

"Pemerintah Kabupaten Bogor saat akan mensegerakan pembangun Rumah Sakit Daerah di wilayah utara,saat ini sudah dilakukan lokasi yang tepat, karena pelayanan kepada masyarakat harus selalu meningkat,"Ungkapnya

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi berjanji untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di tingkatkan desa, maka tahun ini setiap desa di seluruh Kecamatan Kabupaten Bogor akan mempunyai mobil siaga desa.

Adapun Wakil Ketua DPR Kabupaten Bogor, Ade Munawaroh juga mengatakan untuk mengurangi beban rumah sakit daerah maka 40 Puskesmas di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bogor akan di tingkatkan sehingga mempunyai kamar rawat inap.

" Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengekebut pembangunan seluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor mempunyai ruang rawat inap,"imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Bogor,AKBP A.M Dicky dan sejumlah Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor. (Zack/Andi/Diskominfo).

Pemkab Bogor Sabet Juara Umum I Kabupaten Layak Anak Tingkat Jabar

www.detakbogor.com
Cibinong - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menganugerahkan Kabupaten Bogor Juara Umum I Kabupaten Bogor Layak Anak Tingkat Jabar 2016.  Penghargaan tersebut diberikan pada acara puncak Peringatan Harganas dan HAN tingkat Provinsi Jabar, Selasa (23/8).

Kepala Badan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ( BPPKB ) Kabupaten Bogor, Emi Pernawati mengatakan, penghargaan tersebut diraih berdasarkan penilaian secara rahasia oleh pihak Pemprov Jabar dan beberapa Organisasi Nasional.

“Mereka melakukan penilaian secara diam-diam selama satu tahun,jadi benar-benar objektif penilaiannya. Tentunya kami sangat bersyukur atas penghargaan yang kami terima, sehingga menjadikan motivasi untuk terus meningkatkan komitmen terhadap pemenuhan hak-hak anak Kabupaten Bogor,” ujar Emi.

Emi menambahkan, ada lima indikator yang dinilai antara lain, hak sipil anak dan kebebasan identitas seperti akta kelahiran seperti Akta Kelahiran, indikator kesehatan seperti aksi bebas asap rokok, pemenuhan gizi balita, bina remaja, Program Keluarga Harapan. Untuk indikator Pendidikan seperti, meningkatnya Angka Melek Huruf (AMH), wajib Dikdas, program pendidikan informal melalui paket B dan C untuk anak Disabilitas, anak termarjinalkan, dan anak keluarga tidak mampu, kemudian indikator pengasuhan keluarga dan lingkungan, serta perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan.

“Ini merupakan upaya kerjasama tim dalam rangka bagaimana memenuhi hak-hak anak, dan ini terus kami lakukan melalui berbagai kebijakan dan pembangunan seperti, membentuk gugus KLA, Pembangunan taman kreativitas yang merupakan pemenuhan hak-hak anak untuk bermain, sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak sudah diciptkan, peningkatan SDM tentang hak-hak anak, Rumah Sakit Sayang Ibu dan Anak, Pojok Baca di setiap Desa, pojok laktasi di tempat umum, satgas dan gugus PPA dan tata laksanan terhadap perlindungan anak dan perempuan serta forum anak,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris BPPKB, Yanti Gunayanti menerangkan, bukti keseriusan Pemkab Bogor terhadap pemenuhan ha-hak anak saat ini sudah terbentuk, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Pokja Anak, Sistem Peradilan Pidana Anak, Gugus perlindungan anak yang tersebar hingga wilayah Desa melalui Satgas Perlindungan anak, yang saat ini mencapai 112 orang.

“Bahkan berdasarkan surat edaran Bupati tahun 2012, dihimbau pada saat Musrenbang anak harus dihadirkan melalui forum anak. Anak diberikan kesempatan menyampaikan pendapat,sehingga Pemkab Bogor bisa mengetahui apa saja yang dibuhkan anak, ini bukti kepedulian kami untuk menjaga dan mencetak generasi penerus yang berkualitas,” tegas Yanti.

Ia juga berharap, dengan penghargaan ini bisa meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk memperioritaskan berbagai hak-anak anak. “Karena masalah anak adalah tanggung jawab bersama, antara Pemkab Bogor, para orang tua dan masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya. (MLA)